Segenggam Asa di Tengah Wabah

Covid? iya covid. Pada awalnya virus ini hanya menjangkiti negara Cina saja, yaitu di Wuhan. Walau di sana warganya sudah mengantisipasi dan mengisolasi diri, tentu penyebarannya tak bisa dielakan karena mobilitas manusia yang begitu cepat di area modern ini. Hingga penyakit ini menjalar ke berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. Berita tentang wabah penyakit Covid-19 ini sudah sampai di desa Sumbersari.

 

bencana covid

Dan, entah mengapa di saat penyakit ini menyebar berita bohong banyak beredar di negeri ini. Ini yang membuat suasana desa menjadi mencekam. Sedikit orang batuk, langsung dikira terkena penyakit corona, tak boleh keluar dan makanpun harus di kamar saja. Ketakutan itu membuat mencekam suasana desa. Semua orang saling mencurigai satu sama lain. Warga yang pulang dari perantauanpun langsung di datangi oleh perangkat desa untuk di cek suhu badan dan kemudian diminta untuk mengisolasi diri dirumah. Masyarakat berharap ada bantuan yang diberikan pemerintah untuk mengatasi segala masalah yang ada.

Gubernur Jawa Tengah memberikan ide program yang harus dijalankan yaitu “Jogo Tonggo”. Program ini bertujuan untuk membangun solidaritas, saling menjaga dan memperhatikan kondisi masyarakat di desanya masing-masing. Di Desa kami telah menerapkan program Jogo Tonggo.

Mulanya, masyarakat menyepelekan penyakit ini, hingga anjuran pemerintah untuk berdiam diri di rumah dan memakai masker jika keluar rumahpun diabaikan. Namun, ketika melihat jumlah orang yang positif terkena penyakit corona bertambah banyak, masyarakat mulai menyadari betapa pentingnya anjuran memakasi masker dan berdiam diri di rumah. Dengan adanya program Jogo Tonggo ini, diharapkan masyarakat mampu menjaga solidaritas antar sesama warga agar desa yang tercinta terjaga dengan aman.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan